Defenshit of Cycle
Saya kira, semakin kita dewasa semakin sulit bagi kita untuk jatuh cinta. Kecemasan akan masa depan seperti besok akan makan apa, besok akan jadi seperti apa, membuat kita tenggelam dalam satu kesibukan ke kesibukan yang lain. Membuat diri dengan dipenuhi layer s. Hingga akhirnya kita lupa bagaimana cara untuk (barangkali) menikmati hidup. Kita menjadi tidak percaya dengan mimpi, tidak peduli dengan cita-cita, dan lagu Surat Cinta Untuk Starla terdengar hanya omong kosong. Lantas tiba-tiba Tuhan dengan jenakanya membuat kita jatuh cinta. Saya pikir kita sering ada disituasi seperti ini: menyalahkan keadaan, membenci segala sesuatu, menjaga jarak pada banyak orang sampai menjadi acuh pada banyak hal. Hingga suatu hari, semesta berkonspirasi dengan membuatmu bertemu dengan seseorang yang tak pernah kamu pikirkan sebelumnya. Orang itu bisa saja seseorang yang kamu lihat ditempat kamu kuliah. Seseorang yang kamu temui di salah satu sudut toko buku. Seseorang yang sedang mengatri ...