Another Love Story
Endorphin itu gila ya, men.
zat yang menghasilkan rasa bahagia ini, sedang mengalir dengan derasnya dalam diri saya belakangan ini. ada banyak cara untuk tubuh untuk melepaskan hormon kabahagiaan ini. seperti makan cokelat, berolahraga, beberap target yang tercapai, atau yang paling sering saat seseorang sedang...... jatuh cinta.
buat saya sendiri, entah apa penyebab membludaknya endorphin kali ini. mungkin karena apa yang sudah lama saya cita-citakan akan segera terwujud, atau bisa jadi karena pekerjaan saya di kantor sedang bagus-bagusnya, atau mungkin disebabkan hal lain yang jauh lebih sederhana. seperti notifikasi Line yang sering muncul tiba-tiba.
notifikasi Line yang muncul dari seorang perempuan. tidak ada yang spesial, hanya chat obrolan biasa. sebuah obrolan yang entah kenapa mulai bisa saya nikmati. dan sebuah kegiatan yang cuma berawal dari spontanitas, kini menjadi rutinitas. rutinitas yang lama hilang, kini mulai kembali saya nikmati. dan tanpa saya sadari, sudah melibatkan perasaan.
saya mengetahui perempuan ini untuk pertama kali, saat beberapa teman saya mencoba untuk meminta nomor teleponnya. saya melihat bagaimana dia menolak untuk memberikan nomor teleponnya, membuat saya berpikir kalau she's definieily out of my reach. dan saya cukup tahu, mencoba mendekatinya hanya akan membuat saya tidak lebih dari seorang penggemar (dari banyak yang ada) yang terobsesi dengan paras cantiknya. itu lah saat pertama kali saya tahu dia, tanpa interaksi tambahan.
Fasr Forward 2,5 tahun kemudian, ketika saya sedang mau menerbitkan buku dan butuh orang-orang yang berpotensial untuk mempromosikannya. hal ini membuat saya harus memberanikan diri untuk menyapanya. respon yang ramah, yang membuat nyali saya muncul untuk sebuah pertanyaan tambahan. dan pertanyaan tambahan berikutnya. dan pertanyaan berikutnya.dan tanpa saya sadari sekali lagi, i kinda like her personality, just it.
and to be honest, saya tertarik kepada perempuan ini dengan jalan yang serius.
tapi seperti yang sudah dijelaskan di atas, dia sebanarnya ada di luar lingkaran kemampuan saya. dia berada di list "perempuan-perempuan yang mustahil saya dapatkan". dia orang yang memiliki segalanya dan semua yang ada di dirinya menjadi kombinasi yang berbahaya.
mencoba membuatnya terkesima dengan harta, jelas tidak akan berhasil. saya yakin dia bukan orang yang bisa dipukau dengan materi, lagi pula juga saya tidak punya apa-apa untuk dipamerkan. ehehee
berusaha membuatnya terkesima dengan prestasi ? aduuuh, saya bukanlah orang yang pandai dan memiliki prestasi di mana-mana. atau berusaha membuatnya terpukau dengan muka ? apalagi ini, muka saya satu-satunya hal yang tidak dapat membuat orang lain terpukau.
kemarin malam, saya memberanikan untuk mengungkapkan apa yang saya rasakan. perasaan panas dingin, sakit perut yang mendadak adalah sedikit dari banyaknya perasaan campur aduk saat menunggu balasan dari dia. daaaaaaan jawabannya tidak perlu saya tulis disini. ehehe
yang jelas, endorphin yang bercampur dengan rasa penasaran, logika yang seringkali berbenturan dengan perasaan, spontanitas dan keseruan yang muncul secara perlahan. semuanya berpadu dalam situasi yang rumit. daaan saya hanya bisa tersenyum menikmati semua situasi yang membingungkan ini. Terakhir, saya pikir the answer is just be who i am and showing how sincere my feeling to her. ehehe
Komentar
Posting Komentar